Salah Kaprah! Ini Mitos

Sektor finansial telah terbukti bisa membuat seseorang kaya raya, bahkan tak harus seorang pebisnis yang bisa mencapainya. Sebab itulah investasi saham selalu menarik untuk dipelajari dan dijalankan dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan untuk kemakmuran. Pada artikel kali ini akan kami ulas tentang orang kaya dari saham dan bagaimana kiprah mereka. Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana on-line yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan financial institution, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka.

Akibatnya mereka memilih untuk menghindari cara tersebut dan memilih investasi yang minim risiko. Biasanya pandangan ini muncul karena seseorang mengalami kerugian besar di awal bermain saham. ‘Investasi saham itu hanya untuk orang kaya karena modalnya harus besar! ’ Mitos ini sering bikin pemula ragu-ragu untuk mulai investasi di saham, apalagi jika memang uang yang dimiliki belum banyak.

Sebaliknya, terdapat sixty one persen masyarakat berusia di atas 35 tahun yang memiliki saham sendiri. Liputan6.com, Jakarta – Menjadi kaya rasanya telah menjadi impian banyak orang, mulai dari muda hingga yang tua. Sayangnya, ada satu cara utama untuk menjadi kaya yang justru jarang dilakukan kebanyakan anak muda.

Investor yang bijak dapat menghasilkan uang ketika dia tidur. Kalau kerja keras , Anda justru akan terpancing untuk menjual saham,” saran pengoleksi saham BMTR itu. Tahun 1998, membeli saham UNTR seharga Rp 250 per lembar, disimpan atau dibiarkan ‘tidur’ selama 6 tahun. Membeli tahun 2017 saat harga saham INKP Rp 1.000 per lembar, kemudian naik menjadi Rp 20 ribu per lembar dan dijual.

Bagaimana bisa kaya dari bermain saham

“Saya hanya punya 15% dana cash untuk jaga-jaga supaya kalau terjadi krisis saya masih punya uang untukmembeli saham. Saya tidak bekerja, tidak punya perusahaan, tidak punya pelanggan seorang pun, tidak punya karyawan seorang pun, dan tak punya bos. Hanya punya seorang sopir dan dua pembantu,” papar Lo Kheng Hong yang sudah 22 tahun bermain saham. Yang unik, aset kekayaan Lo Kheng Hong hampir seluruhnya dalam bentuk saham sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia .

Maksudnya adalah seberapa besar kamu dapat menanggung kerugian. Dengan begitu, kamu dapat menentukan jenis investasi yang tepat. Yang punya sifat dendam tentu akan berusaha untuk mendapatkan kembali yang yang hilang dari transaksi saham gorengan. Bagaimana caranya, tetap harus dapatkan kembali uang yang hilang.

Bukan hanya saham, Aura Kasih juga berinvestasi di reksa dana, valuta asing, dan properti. Widi berinvestasi dalam berbagai instrumen investasi sesuai dengan tujuan investasi yang ingin diraih. Dia membagi portofolio investasinya untuk tujuan jangka panjang dan jangka pendek. Pengetahuan investasi diperoleh Widi dari membaca berbagai literatur dan artikel tentang investasi. Tak mengherankan jika banyak artis yang membuka bisnis atau berinvestasi di sela-sela kesibukannya di dunia hiburan.

Rinda