Gipa Ajak Pelajar Indonesia Meniti Karir Di Perusahaan Teknologi Global

Jika seseorang sudah mengetahui passionnya, maka apapun kondisinya dalam bekerja akan bertahan dengan mencari solusi-solusi terbaik. Dalam melaksanakan suatu pekerjaan, kita tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, hubungan dengan rekan kerja maupun pihak terkait dengan pekerjaan, bahkan masyarakat disekitar lokasi kita bekerja, hubungan yang baik dan membantu rekan kerja tetap harus dijaga.

Menyelesaikan studi sarjana sains di Universitas Hasanuddin, menyukai dunia blogging dan fotografi. Sudah tentu bekerja memberikan pengalaman berbeda yang bisa menjadi keunggulan tersendiri dibanding mereka yang masih duduk di bangku kuliah. Mendapatkan pengalaman kerja, artinya selangkah lebih maju dibandingkan teman-temanmu kingkong slot yang masih berkutatat dengan kuliah. Kampus adalah tempat yang cocok untuk belajar segala hal dari teori hingga praktek dan kamu tak perlu takut untuk bereksperimen dengan apa pun. Berbeda dengan lingkungan kerja atau kantor, dimana kamu dituntun untuk tidak melakukan kesalahan, kecuali itu usaha yang kamu dirikan sendiri.

Pada kenyataannya, kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan. Tapi situasi seperti ini bukan berarti mengambil sikap menyerah dan berhenti mencoba. Disinilah dimana strategi yang telah dibuat bisa dijadikan jangkar untuk memberikan skema pekerjaan yang cocok untukmu. Pekerjaan-pekerjaan yang masuk kedalam daftar harus memenuhi faktor yang cukup untuk jadi pertimbangan sehingga kalau tidak beruntung di perusahaan yang diinginkan, masih ada banyak cadangan. Michelle menyatakan bahwa seharusnya mahasiswa memperlakukan bulan-bulan pertama setelah kelulusan dengan serius, karena jika lalai, akan berdampak negatif pada pilihan yang kamu miliki untuk pekerjaan di masa depan.

Hal lain yang ditekankan Ayang dalam sesi talkshow ini adalah hiring. Memang untuk dirinya sendiri, Ayang mengaku gak memperkerjakan orang lain. Tapi menurutnya, bila masih di Indonesia dan gak berpindah-pindah ke luar kota atau bahkan luar negeri, hiring tetap harus dilakukan. Kamu membutuhkan kecerdasan dalam menghitung, memprediksi serta memperkirakan kemampuan perusahaan dalam mengelola keuangan untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Penelitian ini melibatkan 210 mahasiswa semester four, 6 dan 8 (128 laki-laki dan 82 perempuan) dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Permasalahannya, setelah lulus dari perguruan tinggi dan menyandang gelar sarjana, mau ngapain nih? Apakah setelah menyandang gelar sarjana bekal yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja sudah cukup? Melakukan perencanaan karier ketika masih di bangku kuliah juga akan bermanfaat untuk membentuk mindset-mu. Kamu nggak cuma mikir, setelah pulang kuliah enaknya rebahan dulu, primary sosial media dulu atau nugas dulu. Kamu akan bepikir langkah apa yang harus kamu tempuh untuk bisa mencapai karier tersebut, kemampuan apa yang belum kamu miliki untuk berkarier di bidang A, dan lain sebagainya.

Meniti karir dari kuliah

Satu-satunya pilihan termanjur adalah mendepak selimut untuk segera bangun dan menjalani kewajiban sebagai orang dewasa. Sebab toh di akhir hari Tuhan akan berbaik hati pada mereka yang berusaha. Pintu kesempatan untuk pejuang macam ini akan terbuka dengan sendirinya.

Mulai dari nol kita memulai bekerja di industri asuransi, Fitris sempat gentar karena takut background engineernya kurang mendukung untuk berkarir di asuransi. Sanra Refira adalah alumni PPM School of Management angkatan SMB 7. Sanra mendapat kesempatan untuk bekerja dan melanjutkan studinya di luar negeri lho. Keinginannya berawal dari rasa penasaran ketika menjalani pendidikan S1, ia akhirnya berhasil mendapat beasiswa parsial untuk melanjutkan studi S2 di Italia pada tahun 2020. Dengan sistem online ini, mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengasah kemampuan lainnya tanpa harus dikejar-kejar oleh perkuliahan.

Chip